banner 728x250

Ketua PPNI Bantaeng Lantik Pengurus Badan Penanggulangan Bencana

BANTAENG – Letak geografis Indonesia membuat potensi terjadinya bencana alam terbilang besar. Dikutip dari kompas.com, Indonesia menempati peringkat ke 12 dari 35 negara yang paling rawan bencana. Diperkirakan lebih dari 40 persen penduduk Indonesia terancam dengan adanya risiko ini.

Dari kondisi tersebut, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) membentuk Badan Penanggulangan Bencana sebagai wadah yang kedepannya akan berfungsi dalam bidang penanggulangan bencana baik bencana alam, bencana sosial, bencana teknologi dan wabah.

DPW PPNI Sulsel belum lama ini melantik DPW Bapena Sulsel yang diketuai oleh Arman, S.Kep Ns M.Kep sekaligus menggelar TOT dan Rakerwil.

Sebagai tindak lanjut dari TOT tersebut, DPD PPNI Kabupaten Bantaeng melaksanakan sosialisasi peraturan organisasi juga sekaligus pelantikan badan penanggulangan bencana kabupaten Bantaeng di Hotel Kirei Jl. Raya Lanto, Minggu 16 Oktober 2022.

Hadir dalam pelantikan tersebut Ketua DPW PPNI Sulsel Abdul Rakhmat, S.Kep Ns, M.Kes, ketua Bapena Sulsel Amran, S.Kep Ns M. Kep, Segenap pengurus DPD PPNI Kabupaten Bantaeng, peserta sosialisasi, dan pengurus Bapena Kabupaten Bantaeng yang akan dilantik.

Sejumlah pengurus dilantik oleh ketua DPD PPNI Kabupaten Bantaeng Syamsul Kamar, S. Kep Ns, dirinya berharap bahwa semua pengurus yang dilantik harus berkontribusi, belajar dan bekerja sama lintas sektor bersama pemerintah setempat.

Iskandar, AMK yang terpilih sebagai ketua Bapena Kabupaten Bantaeng saat ini sedang menjabat sebagai lurah Karatuang terdaftar di anggota PPNI sejak 2009, Iskandar berharap seluruh pengurus bisa kompak dan menjadikan Bapena sebagai ladang pahala dengan menolong secara sukarela.

Sementara itu ketua DPW PPNI ketua Sulsel juga berharap kepada pengurus yang telah dilantik untuk mampu menjaga dan merawat garis komando dengan baik, dimana diketahui Bantaeng merupakan daerah pertama di Sulsel yang menggelar pelantikan Badan Penanggulangan Bencana.

” Bapena adalah perpanjangan tangan dari PPNI khusus dikebencanaan, jadi ini adalah salah satu bentuk pengabdian teman-teman perawat kepada masyarakat,” kata Abdul Rakhmat.
(Taufik Akbar)

error: Content is protected !!