banner 728x250. banner 728x250. banner 728x250.
News  

Menekan Angka Pengangguran Zahlul Yussar Bersama Disnaker Mengadakan Pelatihan kepada Masyarakat

IMG-20230601-WA0006
IMG-20230601-WA0005
IMG-20230601-WA0004
banner 728x250. banner 728x250.

SIDOARJO – Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sidoarjo terkait kondisi ketenagakerjaan Sidoarjo 2022 yang mencatat ada 118 ribu penduduk kota delta atau 8,80% yang masih menganggu. Dilihat dari tingkat pendidikannya, besaran Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 23,80%. Sekolah Menengah Atas (SMA) di angka 10,14%, kemudian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 5,27%. pendidikan tinggi 2,35%. Secara tren memang turun 2,07 persen dibanding 2021. Tapi TPT Sidoarjo masih tertinggi di Jawa Timur.

Pemerintah saat ini tetap harus memperhatikan kondisi pengangguran yang ada di Sidoarjo. Perlunya adanya banyak inovasi dan program yang tepat sasaran agar permasalahan tingginya angka pengangguran dapat ditekan. Butuh kerjasama dengan pihak yang terkaot untuk menuntaskan pengangguran termasuk legislatif. Untuk mengatasi hal tersebut anggota DPRD Sidoarjo Zahlul Yussar dari Partai Demokrat bekerja sama dengan Disnaker Sidoarjo mengadakan pelatihan bagi masyarakat umum, Pada Rabu (31/5/2023), di pendopo Kecamatan Candi.

Zahlul Yussar mengatakan pihaknya melihat di lapangan bahwa Kabupaten Sidoarjo itu mengalami tingkat pengangguran yang cukup tinggi. Di mana kita kepingin pengangguran di Kabupaten Sidoarjo mempunyai keterampilan dan bisa menjadi masyarakat yang kreatif, mandiri memiliki usaha dan keterampilan. “Untuk itulah serta kita bantu dengan pelatihan dan peralatan supaya bisa menjadi masyarakat yang kreatif. Ibaratnya punya usaha sendiri itu yang kita terapkan pada seluruh element masyarakat dan menyiapkan generasi muda kita untuk yang akan datang tidak menggantungkan kepada pemerintahan, menggantungkan kepada beberapa orang saja,” kata Zahlul.

“Karena tingginya angka pengganguran yang ada di Kabupaten Sidoarjo maka kita berinisiatif bekerja sama dengan Disnaker mengadakan pelatihan bagi PTP,” ujar Zahlul Yussar.

Dengan adanya kegiatan ini bisa mensejahterakan masyarakat dan bisa mengurangi pengangguran yang ada serta bisa jadi entrepreneur.

Anggota dewan termuda ini menambahkan bahwa kegiatan tersebut¬† dimaksud untuk bisa mensejahterakan masyarakat yang ada di Kabupaten Sidoarjo melalui ketrampilan dan usaha sendiri serta mandiri. “Intinya supaya kita bisa menekan tingkat pengangguran di Kabupaten Sidoarjo yang cukup tinggi dan memiliki peluang pekerjaan yang sebanyak-banyaknya. Menjadi entrepreneur yang bisa memiliki lapangan pekerjaan bagi masyarakat lain,” ungkapnya.

Dia berharap kedepannya setiap tahun setiap bulan ada kegiatan seperti ini yaitu pelatihan untuk mengembangkan keterampilan kreativitas masyarakat, sehingga bisa selaras dengan kemampuan dan keterampilan mereka dan bisa menjadikan pekerjaan yang baik bisa menjadikan gold Point bagi mereka semua.

“Harapan ke depannya kegiatan seperti ini bila perlu setiap tahun, setiap bulan selalu ada untuk meningkatkan keterampilan kreativitas serta kompetensi masyarakat di dunia bisnis atau pekerjaan,” terang Zahlul.

Happy S.A.Y dari Dinas Tenaga Kerja menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu prioritas bupati untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka yang cukup tinggi di Kabupaten Sidoarjo, jadi pelatihan ini diharapkan memberikan kompetensi kepada para calon tenaga kerja untuk bisa mereka berkompetisi nanti setelah mengikuti pelatihan untuk mengikuti dunia usaha maupun di dunia industri.

” kegiatan pelatihan ini menjadi prioritas agenda Bupati karena tingkat pengangguran yang cukup tinggi di Kabupaten Sidoarjo,” imbuh Happy.

Ibu sekertaris menambahkan dengan adanya kegiatan ini harapannya teman-teman yang mengikuti pelatihan mereka dapat masuk di dunia industri usaha atau bisnis bahkan bisa buka usaha sendiri. Bewirausaha yang pada akhirnya bisa menurunkan tingkat pengangguran yang cukup tinggi di Kabupaten Sidoarjo.(msa)