banner 728x250. banner 728x250.
banner 728x250

Wakil Bupati Berau Tekankan Sinergi Dalam Upaya Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Berau

IMG-20230801-WA0007

 

TANJUNG REDEB, Berau Global Satu – Wakil Bupati Berau resmi membuka kegiatan rapat koordinasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Berau yang dilaksanakan di Ruang rapat RPJPD Bapelitbang, Senin (31/07/2023).

 

Sambutan Wakil Bupati Berau, H. Gamalis menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya menyambut baik terlaksananya kegiatan Rakor ini sebagai ajang penguatan sinergitas antara perangkat terakait, meliputi BPBD, Manggala Agni, KPH, TNI, Polri, relawan, dunia usaha dan masyarakat dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Berau Tahun 2023.

 

“Perlu diketahui, bahwasanya Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi yang masuk dalam kategori rawan kebakaran hutan dan lahan berdasarkan sejarah panjang kejadian kebakaran hutan dan lahan yang berbatasan darat dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam,” ucap H. Gamalis dalam sambutannya.

 

Beberapa waktu terakhir, BMKG Stasiun Balikpapan mendeteksi 30 titik panas yang tersebar di Kaltim, di mana 7 di antaranya berada di Kabupaten Berau yaitu 1 titik diKecamatan Kelay 4 titik di Kecamatan Sambaliung, dan 2 titik di Kecamatan Tabalar. Dengan demikian, kita harus mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang bisa saja terjadi.

 

“Untuk itu, kita harus betul-betul siaga menjaga dan mengamankan kawasan hutan dari bahaya Karhutla,” jelasnya

 

Sesuai Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2020 mengamanatkan kepada seluruh Bupati/Walikota untuk segera merumuskan langkah dalam upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di daerah.

 

Adapun, Pemerintah Kabupaten Berau telah melakukan alokasi penganggaran melalui BPBD untuk kegiatan pencegahan maupun penanganan Karhutla, melakukan upaya-upaya koordinasi, mulai tingkat tapak sampai pemerintah pusat, melakukan upaya-upaya antisipasi dini terhadap potensi Karhutla

 

“Untuk itu, saya mengimbau kepada BPBD bersama segenap perangkat yang mengurusi hutan, pertanian, dan juga seluruh elemen masyarakat untuk bersama- sama melakukan mitigasi untuk meminimalisir titik panas ini,”ujar Gamalis.

 

Kemudian, saya juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran saat mengolah lahan, terutama jika berdekatan dengan kawasan hutan, dan disarankan untuk melakukan pembuatan briket serta menggunakan cuka kayu

 

“Selanjutnya, saya menginstruksikan agar seluruh stakeholder dapat membuat rencana kerja yang cepat, tepat, terukur, dan terarah untuk pencegahan dan penanganan Karhutla. Jalin sinergi dan kerja sama, tingkatkan solidaritas dan kepedulian terhadap lingkungan, manfaatkan teknologi pemantau titik panas sebagai deteksi dini,” tandasnya.(yus).