banner 728x250. banner 728x250. banner 728x250.
ADV, Berau  

Rapat APBMI, Tarif OPP/OPT Sektor Batu Bara Akan Mengalami Penyesuaian

banner 728x250. banner 728x250.

TANJUNG REDEB, Berau Global Satu – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Berau gelar rapat koordinasi penyesuai tarif ongkos pelabuhan (OPP)/Ongkos Pelabuhan Tujuan (OPT) pada sektor batu bara pelabuhan yang dilaksanakan di Hotel Palmy Exclusive, Selasa (28/11/2023).

Ketua DPC APBMI Berau, Juniar Rizal mengatakan bahwa dengan dilakukan rapat tersebut untuk membahas penyesuai tariff OPP/OPT sektor batu bara yang telah lama ini belum ada mengalami kenaikan.

“Bahwa yang menjadi alasan atas kenaikan ini yaitu peningkatan harga kebutuhan pokok, batu bara yang naik, dan peningkatan UMK yang menjadi dasar perhitungan tarif itu,” ucapnya kepada Global-satu.com (28/11/2023).

Lebih lanjut, kata dia, perlu diketahui bahwa UMK tertinggi di Kalimantan Timur saat ini adalah Kabupaten Berau, tetapi yang menjadi permasalahan upah TKBM sektor batu bara yang paling rendah dengan pelabuhan sekitar yang ada di Kalimantan Timur.

“Tentu ini sangat jomplang sekali, daerah kita memiliki UMK yang paling tinggi di Kaltim, tetapi paling rendah dalam upah TKBM Sektor batu bara,” jelasnya.

Kedepannya, tariff OPP/OPT sektor batu bara akan mengalami kenaikan 58 persen sesuai yang diajukan pada penyesuaian akumulasi dari tariff tahun 2017 yang memang belum ada penyesuaian.

“Tarif OPP/OPT sektor batu bara pelabuhan tanjung redeb akan diberlakukan per tanggal 1 Januari 2024 dengan tetap berpedoman pada KM 35 Tahun 2007 untuk perumusan tariff, dan hanya ada 2 perusahaan tambang yang menunggu keputusan dari manajemennya, tetapi kami akan jalankan pada tanggal tersebut,” tandasnya.

yus