banner 728x250. banner 728x250. banner 728x250.

Kantor Imigrasi Tanjung Redeb Gelar Sosialisasi Interaktif di Car Free Day

banner 728x250. banner 728x250.

Tanjung Redeb, Global-satu.com – Kantor Imigrasi Tanjung Redeb menunjukkan komitmen dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui penyelenggaraan sesi sosialisasi yang informatif dan interaktif di Car Free Day pada hari Minggu, 18 Februari 2024.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah petugas imigrasi yang ramah dan bersemangat untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai prosedur imigrasi, kebijakan terkini, serta pentingnya kepatuhan hukum dalam proses administrasi keimigrasian.

Para pengunjung Car Free Day memiliki kesempatan langka untuk berinteraksi langsung dengan para petugas imigrasi, bertanya tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan imigrasi, dan mendapatkan penjelasan mengenai prosedur penerbitan paspor serta program-program imigrasi yang berlaku.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Kantor Imigrasi Tanjung Redeb untuk mendekatkan diri dengan masyarakat setempat, membangun kepercayaan, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi imigrasi. Diharapkan, dialog terbuka semacam ini dapat mengurangi kesalahpahaman dan ketidakjelasan seputar masalah imigrasi, sehingga proses administrasi keimigrasian dapat berjalan dengan lebih lancar dan efisien.

Benyamin Kali Patembal Harahap, Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Redeb, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam acara tersebut. Beliau menegaskan komitmen Kantor Imigrasi untuk terus mendukung masyarakat dengan memberikan layanan yang berkualitas serta memberikan informasi yang jelas dan akurat mengenai kebijakan dan prosedur keimigrasian.

Acara sosialisasi ini memperlihatkan bahwa kolaborasi antara kantor imigrasi dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berdaya. Diharapkan, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memperkuat ikatan antara Kantor Imigrasi Tanjung Redeb dengan masyarakat lokal, serta memperkuat pemahaman bersama akan pentingnya kepatuhan hukum dalam konteks keimigrasian.(indraoey/rdk/adv)*