banner 728x250. banner 728x250.

Luncurkan Album Hey Love, Aldo Al Qodri Usung Konsep Fase Percintaan Kawula Muda

banner 728x250. banner 728x250.

Samarinda, Global-satu.com – Musisi Aldo Al Qodri sukses meluncurkan album keduanya ‘Hey Love’, yang bertajuk kisah percintaan kawula muda dari berbagai macam fase romansa cinta.

Melalui album ini, Aldo sengaja meromantisasi para pendengarnya dengan sejumlah lagu yang memiliki karakter kuat dari setiap lirik lagu yang ia tulis sendiri.

Ada sebanyak delapan lagu yang terisi dalam sebuah album berjudul Hey Love. Ceritanya pun bervarisasi. Mulai dari masa perkenalan seseorang, masa pendekatan, masa jatuh cinta, masa pacaran, hingga fase ingin melamar untuk menuju jenjang yang lebih serius.

“Harapnya album ini dapat menjadi teman perjalanan sebuah kisah percintaan bagi para pendengar,” ucap Aldo.

Delapan lagu tersebut diantaranya Notifikasi Terfavorit, ZzzzZz (Sleep Call), Amburadult, Ananda, Yusuf, Facetime (Original Soundtrack ‘Screentime’), Anak Bunda, dan Lancang.

“Album ini sudah saya garap sejak September 2023, dan sudah mengudara di streaming digital sejak 14 Februari 2024 kemarin,” ungkapnya.

Aldo menginginkan, lagu-lagu dibuatnya bisa mewakili perasaan ataupun kisah-kisah percintaan para pendengarnya. Terlebih, dalam album ‘Hey Love’, sudah berisi banyak cerita cinta di dalamnya.

“Pengennya album saya bisa bikin senyum-senyum sendiri karena mereka relate sama kisahnya. Syukur-syukur mereka bisa nyanyiin lagu saya sama pasangan mereka masing-masing,” bebernya.

*Proses Kreatif Aldo Ciptakan Album dan Makna Tersirat Artwork Hey Love*

Dalam menggarap albumnya, kurang lebih sekitar lima bulan Aldo menuangkan kratifitasnya dalam menciptakan sebuah album berjudul ‘Hey Love’. Saat proses pengerjaannya, tentu terdapat sejumlah kendala di dalamnya.

“Kendalanya pasti ada. Salah satunya yakni album ini dikerjakan sendiri. Kemudian juga soal naik turunnya inspirasi, pasti jadi kendala juga,” ungkap Aldo.

Disamping kendala yang ditemukan, Aldo juga menemukan banyak keseruan dalam membuat albumnya. Khususnya cerita dari lagu-lagu dari album tersebut. Tidaknya hanya itu, Aldo pun juga turut menghadirkan musisi lain dalam penggarapan albumnya.

“Salah satu lagu andalan yaitu Sleep Call. Banyak atensi juga di lagu ini, karena cerita yang relate dengan pendengarnya,” tuturnya.

“Musisi yang terlibat seperti Defrico, Alghia Ramadhan, Ilham Ispram, dan Edwin Nanholy,” tambahnya.

Kemudian, soal artwork pun punya makna tersisat di dalamnya. Dalam artworknya, Aldo mengenakan pakaian jas yang menyimbolkan dirinya sedang ingin melamar seseorang. Lagu ‘Anak Bunda’ di albumnya, sangat terwakilkan dalam artwork tersebut. Realisasi artwork tersebut juga dibantu oleh Aminullah Rizky.

“Di artwork juga saya masih pakai costume ‘Buayaluarsa’, album pertama saya. Istilahnya seperti transisi dari album sebelumnya. Yang menarik, font tulisan di artwork itu tulisan seseorang,” jelasnya.

Diakhir, Aldo akan terus berupaya untuk membuat sebuah karya yang lebih masif lagi, hingga membuat pendengarnya sangat dekat dengan dirinya.

“Pesannya, semoga album ini bisa mewakilkan perjalanan bagi mereka yang mendengarkannya,” pungkasnya. (Alexa/Rdk)