banner 728x250. banner 728x250.

Gelar Konferensi PWI Berau, Ketua PWI Kaltim: Wujudkan Hadirnya Wartawan Spesialis di Kaltim

banner 728x250. banner 728x250.

Tanjung Redeb, Global-satu.com – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Berau yang digelar di Hotel Grand Parama, Tanjung Redeb pada Minggu (5/5) malam lalu, dibuka secara resmi oleh Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin.

Konferensi tersebut guna mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus lama sekaligus memilih ketua yang baru.

Abdurrahman Amin, Ketua PWI Kaltim yang baru terpilih pada Konferensi Provinsi (Konferprov) di Samarinda pada 27 April 2024 lalu dalam sambutannya, mengatakan bahwa akan mengadakan program prioritas PWI Kaltim yang akan dilaksanakan selama periode kepemimpinannya yaitu hadirnya wartawan spesialis di Kaltim.

“Kalau dokter ada dokter spesialis, maka wartawan juga ada wartawan spesialis. Kita tahu kalau dokter spesialis itu sangat dicari-cari dan memiliki tingkat kesejahteraan yang baik. Maka wartawan yang sudah spesialis pun harus memiliki kemampuan dan kesejahteraan yang juga baik,” ucapnya.

Ketua PWI Kaltim ini memaparkan untuk mewujudkan hadirnya wartawan spesialis di Kaltim, ia akan segera membentuk Lembaga Litbang PWI Kaltim.

“Lembaga ini bersifat semi otonom yang berada di bawah tanggung jawab PWI Kaltim dan nantinya fokus untuk menjalankan program wartawan spesialis tersebut,” kata Rahman sapaan akrabnya.

“Kami akan mengelompokkan wartawan sesuai passion dan minatnya. Wartawan yang kegemarannya di hukum, akan difasilitas untuk mendalami ilmu hukum. Begitu juga jenis bidang lainnya, seperti bidang politik, olahraga dan kebudayaan,” sambungnya.

Pada konferensi ini juga, Yudhi Perdana kembali dipercaya memimpin PWI Berau untuk tiga tahun ke depan. Sebelumnya, Yudhi yang juga Pemimpin Redaksi (Pemred) surat kabar harian Berau Post ini juga memimpin organisasi tersebut di periode sebelumnya (2021-2024). Untuk diketahui, masa periodesasi PWI di tingkat kabupaten/kota dibatasi hanya 3 tahun. Sedangkan periodesasi PWI di tingkat provinsi hingga lima tahun.

Kepada Yudhi, Rahman berharap agar semua wartawan khususnya yang beraktivitas di Kabupaten Berau dapat bernaung di sebuah organisasi profesi, khususnya PWI.

“Jangan sampai ada wartawan di Berau yang tidak tergabung di organisasi,” tegasnya.

Rahman yang merupakan pemimpin redaksi (Pemred) surat kabar harian Samarinda Pos (Sapos) menekankan, jika organisasi itu penting sebagai wadah untuk terus meningkatkan kapasitas wartawan.

“Pengurus PWI di kabupaten/kota yang harus pro aktif. Menjemput bola. Memastikan wartawan di lapangan sudah bernaung di organisasi profesi,” pesannya.

Terakhir, Rahman menyampaikan, adanya organisasi ini juga sebagai bentuk perlindungan jika sewaktu-waktu terjadi masalah atau perselisihan yang dialami oleh wartawan di lapangan. (Alexa/Rdk)