banner 728x250. banner 728x250.

Pansus II DPRD Samarinda Dorong Sosialisasi Raperda Jaminan Produk Halal dan Higienis

banner 728x250. banner 728x250.

Samarinda, Global-satu – Ketua Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim menekankan perlunya sosialisasi dan edukasi dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai penyelenggaraan jaminan produk halal dan higienis.

Ia menyebut UMKM memiliki batas waktu hingga Oktober 2024 untuk menyelesaikan sertifikasi halal dan higienis sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

“Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu mendapatkan bimbingan terkait hal itu,” ujarnya.

Ditegaskan Rohim, sertifikasi halal merupakan kewajiban yang diatur undang-undang dan ada sanksi bagi yang tidak mematuhinya.

“Ketidakpatuhan ini dapat berdampak serius pada kelangsungan UMKM, karena beberapa perwakilan UMKM tidak menyadari kewajiban sertifikasi halal dan higienis,” bebernya.

Oleh sebab itu, Rohim menyoroti pentingnya sosialisasi dan edukasi yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Langkah ini diharapkan dapat membina UMKM di Kota Samarinda secara merata dan mendorong kemajuan ekonomi daerah bersama-sama.

Pihaknya juga merekomendasikan kehadiran perwakilan di setiap RT atau kelurahan sebagai media sosialisasi dan edukasi bagi pelaku UMKM.

“Seluruh pemangku kepentingan perlu untuk bersatu dalam mensosialisasikan, mengedukasi, dan memberikan fasilitas bagi UMKM guna memenuhi sertifikasi halal dan higienis,” pungkasnya. (Alexa/Rdk)