banner 728x250.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Berau Angkat Bicara Soal Penyesuaian Tarif PDAM

banner 728x250. banner 728x250.

 

Berau, Global-satu.com – Jakaria, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Berau, memberikan tanggapan terkait penyesuaian tarif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batiwakal yang akan diberlakukan.

Sebagai informasi, penyesuaian tarif yang dilakukan tersebut memengaruhi dua segmen masyarakat secara berbeda. Penyesuaian tarif ini dampaknya bagi masyarakat golongan bawah dan sosial, seperti rumah ibadah, tarifnya mengalami penurunan. Namun, ada penyesuaian yang meningkat untuk kategori niaga atau perusahaan.

Meskipun ada penurunan tarif bagi kalangan bawah, Jakaria menyampaikan keprihatinannya mengenai dampak penyesuaian ini terhadap industri dan sektor perekonomian lainnya.

“Air adalah kebutuhan dasar. Kalau tarif air naik, maka produksi makanan dan barang lain yang menggunakan air akan terpengaruh. Pada akhirnya, biaya produksi akan meningkat, dan itu berdampak pada harga barang di pasar,” jelasnya.

Jakaria juga mengkritisi proses pengambilan keputusan yang dinilai kurang transparan. Menurutnya Perumda Batiwakkal dibiayai oleh APBD, bukan investor swasta. Ia menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi yang baik dengan masyarakat terkait dasar penyesuaian tarif ini.

Menurutnya, penyesuaian tarif yang akan di berlakukan harus ada dasar yang jelas dan terbuka. Instruksi semacam itu yang tanpa penjelasan, dinilainya justru menambah kebingungan di tengah masyarakat.

Jakaria berharap agar penyesuaian tarif ini diawasi dengan ketat agar tidak membebani masyarakat, terutama yang sudah terhimpit dengan berbagai biaya hidup lainnya. Dirinya menyebut penyesuaian tarif nantinya tidak hanya menguntungkan segelintir pihak, tapi juga tidak memberatkan rakyat kecil.

Indra/rdk